Pariwisata

Pemprov NTB Siapkan 1 M Untuk Desa Wisata

radiokancanta.com – Merunut pada kondisi beberapa destinasi wisata yang dimiliki Lombok Timur yang telah mengalami kerusakan akibat terjangan gempa beberapa waktu lalu. Pemerintah tidak bisa berpangku tangan lama-lama, karena kondisi sejumlah destinasi wisata tersebut memerlukan penanganan serius untuk merecovery aktifitas pariwisata. Banyak sarana prasarana penunjang pariwisata yang telah mengalami kerusakan. Ada yang rusak ringan, sedang dan juga mengalami rusak berat.

Berangkat dari kondisi itu, menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, H. Zuhad yang dikonfirmasi baru-baru ini di Selong, sudah ada harapan besar dari Pemerintah Provinsi NTB yang memiliki komitmen kuat untuk membangun dan mengembangkan pariwisata dengan menggelontorkan bantuan bagi desa wisata. Di mana, masing-masing desa wisata akan menerima bantuan senilai 1 Milyar secara bergiliran.

  Pegiat Wisata Sembalun Kembali Bersuara

Nantinya, dana 1 Milyar yang digelontorkan untuk desa wisata ini akan dimanfaatkan untuk memperbaiki sejumlah sarana prasarana penunjang pariwisata yang akibat gempa kemarin telah mengalami kerusakan. Anggaran ini juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lainnya yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata.

Di samping akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten juga tidak tinggal diam. Mengingat, perkembangan sektor pariwisata kian diharapkan untuk mendongkrak kemajuan daerah dan sebagai salah satu sektor yang diharapkan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  Pegiat Wisata Sembalun Kembali Bersuara

Adapun, bagi destinasi lainnya di luar desa wisata yang mendapatkan alokasi anggaran bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur akan mengupayakan bantuannya dari berbagai sumber agar geliat pariwisata Lombok Timur bisa semakin mendunia. (kis)

 

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: