PemerintahanPolitikTerbaru

Pengurus Baru FKKD Lotim Dikukuhkan

radiokancanta.com – Bertempat di Pendopo Bupati pada Selasa (6/11) kemarin, 57 orang Pengurus Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur masa bhakti 2018-2021 dikukuhkan Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy. Pengurus FKKD yang baru ini berdasarkan hasil Musyawarah Daerah IV FKKD Lombok Timur yang diselenggarakan 17 Oktober lalu yang mengamanahkan Khaeri Fathullah sebagai Ketua FKKD baru yang kemudian menyusun keanggotaan pengurus yang akan membantunya menakhodai wadah berkumpulnya seluruh kepala desa yang ada di Lombok Timur ini.

Dalam kesempatan ini, Bupati mengajak pengurus FKKD yang baru dikukuhkan ini memaknai pengambilan tempat pengukuhan di dalam Pendopo Bupati, bukan di luar yang menurut Bupati, sebagai isyarat kebersamaan antara kepala desa, camat dan bupati yang merupakan satu kesatuan yang tidak boleh terpisahkan.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan bahwa Forum Komunikasi Kepala Desa hendaknya benar-benar mampu menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antar kepala desa untuk memecahkan persoalan di desa masing-masing dan menjadi wadah perwakilan untuk menyampaikan semua permasalahan di desa guna diteruskan kepada Bupati..

Bupati Sukiman juga menitip beberapa hal yang harus menjadi perhatian para kepala desa dalam menjalankan pemerintahan di desa yang diberikan kewenangan dalam mengelola anggaran yang disiapkan pemerintah. Sebab, Kabupaten Lombok Timur memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus ditangani dengan baik.

Di bidang pendidikan, kepala desa diminta untuk memperhatikan persoalan masih banyaknya anak usia sekolah yang harus drop out atau tidak dapat melanjutkan sekolah karena berbagai hal. Terkait hal ini, Bupati meminta untuk segera diidentifikasi dan diusulkan ke dinas terkait untuk ditindak lanjuti.

Sebagai solusi dari permasalahan tersebut di atas, Kepala Desa dituntut agar memperhatikan keberadaan PKBM dengan memfasilitasinya. Sehingga, PKBM yang ada bisa lebih berkualitas. Dengan demikian, keberadaan PKBM dapat membantu masyarakat yang tidak dapat melanjutkan sekolah bisa belajar kembali dan mendapatkan ijazah kejar paket A, B atau C.

Bukan hanya PKBM yang diharapkan mendapatkan perhatian para kepala desa. Bupati juga meminta untuk memperhatikan keberadaan sekolah-sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang jumlahnya cukup banyak, namun belum dikelola secara profesional. Jika yayasan yang mendirikannya dinilai tidak mampu menjalankan fungsinya dalam mengelola PAUD, kepala desa diminta untuk mengambil alih pengelolaannya.

Bukan hanya bidang pendidikan saja yang disoroti Bupati, bidang kesehatan juga tidak luput dari perhatiannya. Terutama yang berkaitan dengan pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang digunakan warga untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis di fasilitas-fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Pembuatan SKTM oleh kepala desa, lanjut Bupati, hendaknya memang benar-benar bagi yang membutuhkannya. Kepala desa tidak boleh terlalu rajin membuat SKTM. Namun harus selektif dengan memperhatikan orang yang memang berhak mendapatkannya. Demikian pesan Bupati di Pendopo.

Selain itu, Bupati juga meminta para kepala desa senantiasa menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan seluruh perangkat desa yang dipimpinnya. Kepala desa hendaknya mengabdi dengan baik di desa masing-masing. Sehingga, mendapatkan kepercayaan yang besar dari masyarakatnya. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: