PariwisataTerbaru

Warga Gelar Ritual Betetulaq Di Ajang Pesona Budaya Desa Pengadangan

radiokancanta.com – Melengkapi kemeriahan acara Pesona Budaya Desa Pengadangan Kecamatan Pringgasela yang dibuka pada Rabu (14/11) kemarin, digelar ritual adat Betetulaq atau tolak bala atau yang disebut juga nulakang penyakit. Kegiatan Betetulaq dilaksanakan di simpang empat Kantor Desa Pengadangan diikuti ribuan warga dengan penuh khidmat.

Bagi warga Pengadangan, Betetulaq biasanya dilakukan setelah terjadinya suatu bencana atau serangan wabah penyakit. Betetulaq ini sering dilakukan pada zaman dahulu, terutama pada saat terjadi wabah penyakit yang menjangkiti sebagian besar masyarakat Desa Pengadangan. Inti ritual Betetulaq ini adalah do’a bersama yang dihadiri seluruh lapisan masyarakat yang dipimpin Mangku atau Kiayi Desa.

Ritual adat Betetulaq Desa Pengadangan ini melibatkan peran serta seluruh masyarakat. Warga masyarakat dari kalangan laki-laki akan berkumpul dalam satu tempat untuk melakukan upacara Betetulaq. Sementara para perempuan dari masing-masing keluarga memasak atau membawa dulang sebagai santapan setelah selesai upacara adat yang dimaksudkan untuk menghilangkan segala bentuk mara bahaya yang menimpa masyarakat.

Menurut Kepala Desa Pengadangan, Iskandar, ritual Betetulaq yang di dalamnya dilakukan do’a bersama untuk keselamatan seluruh masyarakat ini diharapkan mampu menghilangkan segala macam mara bahaya. Apalagi saat ini, warga di Lombok Timur umumnya baru ditimpakan bencana gempa bumi yang menelan banyak korban.

Warga Desa Pengadangan menurut Iskandar senantiasa berpegang pada adatgama yang berarti adat yang melekat pada warga Desa Pengadangan selalu berkaitan erat dengan tuntunan agama. Seperti halnya ritual Betetulaq yang diisi dengan zikir dan do’a bersama yang dipanjatkan kepada Allah Sang Pencipta untuk keselamatan masyarakat. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: