KemanusiaanTerbaru

Santunan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa Mulai Dikucurkan

radiokancanta.com – Rencana Pemerintah Daerah Lombok Timur untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa mulai direalisasikan. Bupati Lombok Timur yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Rohman Farly mengawali pemberian santunan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Lombok Timur di Sembalun. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (28/11) di Aula Kantor Desa Sembalun  Bumbung ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas musibah gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu. Santunan ini bersumber dari APBDP Lombok Timur Tahun Anggaran 2018.

Sambutan Bupati yang disampaikan Sekda menyampaikan  sebagaimana arahan Presiden RI bahwa pemerintah harus hadir di setiap bencana yang terjadi. Karenanya, pemerintah pusat memberikan bantuan  dalam jumlah bervariasi kepada warga terdampak gempa, yaitu 50 juta untuk rumah yang mengalami rusak berat, sementara rusak sedang sebesar 25 juta, dan rusak ringan sebesar 10 juta. Dana tersebut untuk membangun rumah tinggal tahan gempa.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga memberikan bantuan kepada masing-masing keluarga terdampak gempa sebesar 1 juta per KK.  Terkait pencairan bantuan bagi korban gempa yang berasal dari pemerintah daerah, Sekda menyampaikan permohonan maaf  atas keterlambatan pencairan dana, dan proses yang cukup rumit. Rohman menjelaskan hal tersebut sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah terhadap proses pencairan dana, agar tidak terjadi kesalahan. Sekda berharap pemerintah, camat dan Kepala Desa juga lebih teliti dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang berhak sesuai data yang ada. Ia juga mengingatkan agar pemberiannya harus teratur, agar terhindar dari hal-hal  yang tidak diinginkan.

Sebelumnya, Camat Sembalun, Usman mewakili masyarakat Sembalun, utamanya yang terkena dampak gempa menyampaikan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah. Dikatakan Usman, jumlah warga terdampak di Sembalun mencapai  4000 KK lebih. Namun masih ada yang belum masuk dalam  SK yang dikeluarkan  Dinas PUPR Kabupaten. Ke depan, diharapkan adanya perubahan data sehingga yang belum terdaftar dalam SK tersebut bisa mendapatkan haknya. (kis)

 

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: