Terbaru

Tak Mau Kalah Dengan Daerah Lain, Bupati Janjikan Reward Bagi Atlet Berprestasi

radiokancanta.com – Menyikapi hasil Porprov NTB yang baru saja usai, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menginginkan capaian prestasi para atlet Lombok Timur di ajang tersebut lebih ditingkatkan lagi. Karenanya, Pemerintah Daerah menjanjikan reward bagi setiap atlet yang berprestasi. Demikian disampaikan Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy di hadapan kontingen Lombok Timur yang baru saja menyelesaikan tugasnya menjadi duta Lombok Timur di ajang Porprov NTB dalam acara penyerahan reward bagi atlet berprestasi di Pendopo Bupati, Jum’at (21/12) kemarin.

Bupati mengapresiasi segala upaya semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Porprov kemarin. Sehingga, keikutsertaan kontingen Lombok Timur berjalan dengan baik. Dan yang tak kalah pentingnya adalah apresiasi terhadap atlet-atlet Lombok Timur yang berhasil mendapatkan medali.

Diharapkan, prestasi olahraga Lombok Timur akan semakin lebih baik di masa-masa mendatang. Karenanya, bagi atlet yang saat ini belum berhasil mendapatkan medali agar tidak patah semangat, karena ikhtiar sudah dilaksanakan dan do’a juga sudah dipanjatkan. Tidak ada yang mau kalah, tapi harus diakui ada yang memiliki kemampuan lebih baik dari yang kita miliki, ungkap Bupati memberi semangat para atlet kontingen Lombok Timur.

Dalam kilas balik meriahnya pembukaan dan penutupan Porprov, dikatakan Sukiman bahwa ada satu hal yang membuatnya cukup tersentuh pada saat upacara penutupan, yakni ucapan Gubernur NTB yang ditujukan untuk Lombok Timur yang menyebutkan Lombok Timur merupakan daerah dengan wilayah yang sangat luas, desa yang banyak dan bahkan serapan Dana Desa (DD) cukup tinggi, tapi jumlah atlet yang dikirim mengikuti Porprov masih rendah. Ucapan inilah yang dijadikan cambuk oleh Bupati untuk meraih prestasi yang lebih baik dimasa-masa mendatang. Sehingga, mampu mengungguli capaian prestasi kabupaten lainnya.

Karena pelaksanaan Porprov ke depannya perdua tahun, Bupati meminta semua pihak untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Para atlet, pelatih dan semua yang terlibat harus segera berbenah dan mengintrospeksi apa yang tidak dimiliki. SDM dan dana Lombok Timur sudah ada, ungkapnya, hanya prasarana yang masih kurang untuk mencetak atlet yang berprestasi, imbuhnya.

Bupati tidak menampik adanya atlet daerah ini yang dibajak daerah lain. Hal ini terjadi akibat ketidakpedulian daerah terhadap nasib para atlet berprestasi. Untuk itu, Bupati mengajak semua elemen untuk menancapkan niat bahwa siapa yang berprestasi di Gumi Patuh Karya akan mendapatkan tempat yang layak atas prestasinya.

Ke depan ungkap Bupati, masing-masing OPD harus memberikan pendampingan bagi satu cabang olahraga. Apabilan ada OPD yang memimpin dan membina cabor tidak bekerja dengan optimal akan dievaluasi, tegas Bupati.

Sebelumnya ketua KONI Lombok Timur, H. Makbul Maya dalam laporanya menyampaikan bahwa pada Porprov NTB ke-10 tahun 2018 ini, Lombok Timur memperoleh 88 medali dengan rincian 19 emas, 35 perak dan 34 perunggu. Raihan tersebut mengalami peningkatan dari Porprov sebelumnya di tahun 2014 lalu yang hanya mampu meraih 65 medali.

Untuk Atlet dan pelatih berprestasi, KONI telah mempersiapkan bonus yang besarannya sama dengan yang diberikan pada Porprov tahun 2014 lalu. Bonus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Namun demikian, atas perhatian Bupati, reward yang diberikan kali ini dilipat gandakan. Hal ini menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap atlet berprestasi.

Untuk mendali emas perseorangan, pemerintah memberikan reward 12 juta, meningkat dari Porprov sebelumnya yang hanya 5 juta. Untuk beregu, dari 9 juta menjadi 15 juta, Perak perseorangan dari 5 juta menjadi 7 juta dan beregu dari 6,5 juta menjadi 10 juta. Sedangakan, perunggu perseorangan dari 2 juta menjadi 5 juta dan beregu dari 3,5 juta menjadi 7 juta. Demikian pula bagi pelatih, reward yang diberikan juga mengalami peningkatan jumlahnya. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: