Terbaru

Dibangun Di Atas Lahan Milik Pemda, Puluhan Toko Dibongkar Paksa

radiokancanta.com – Plh. Kasat Pol PP Lombok Timur, Salmun Rahman memimpin tim yang diterjunkan untuk membongkar puluhan bangunan toko yang didirikan di atas tanah milik pemda yang berada di Dusun Terara Selatan Desa Terara Kecamatan Terara pada Kamis (31/1).

Kegiatan pembongkaran bangunan toko ini diawali dengan kegiatan koordinasi bersama sejumlah pihak terkait. Di antaranya, Kapolsek Terara, Kades dan BPD Terara, Perwakilan LSM Bumi Paer, pejabat dari Bidang Aset BPKAD Kabupaten Lombok Timur. Koordinasi ini dilakukan di ruang kerja Kepala Desa Terara.

Plh. Kasat Pol PP Lombok Timur, Salmun Rahman dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dirinya memahami betul kondisi warga yang ada di lokasi yang akan dibongkar tersebut. Namun menurutnya, pemerintah daerah telah berupaya semaksimal mungkin memberikan solusi dengan berbagai cara dalam waktu yang cukup lama bagi warga yang menempati sejumlah bangunan yang ada di atas tanah pemda tersebut untuk berbenah dan keluar dari tempat itu.

Pada dasarnya, pemerintah desa setempat tidak keberatan atas tindakan pembongkaran tersebut. Namun yang menjadi beban psikologis Pemdes Terara adalah adanya 2 bangunan rumah yang ditempati warga yang dahulunya dibeli pada tahun 1987, walaupun tanpa dokumen jual beli tertulis. Namun, saksi jual beli yang dilakukan itu masih hidup. Karena hal inilah, Pemerintah Desa Terara berharap ada kebijakan khusus dari Pemerintah Daerah terhadap 2 bangunan rumah ini dengan penundaan pembongkaran.

Terhadap hal ini, Salmun menyampaikan bahwa ia dan tim yang diterjunkan tidak bisa membuat kebijakan di lapangan pada saat menjalankan perintah. Sebab, yang berhak membuat kebijakan adalah yang memberi perintah. Karena itu, Salmun menyarankan pihak terkait dapat menghadap ke pemerintah daerah. Jika nanti, ada perintah penundaan, maka tim di lapangan akan melakukan penundaan pembongkaran.

Sekitar pukul 14.15 WITA, proses pembongkaran puluhan bangunan toko dimulai menggunakan 1 unit alat berat yang sudah disiapkan sebelumnya dengan tetap mendapatkan pengawalan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok Timur, Kapolsek Terara yang menerjunkan 5 personelnya dan beberapa personel yang diterjunkan dari Polres Lombok Timur.

Hingga seluruh bangunan toko yang ada di atas tanah pemda tersebut dibongkar, tidak ada perubahan perintah dari Pemerintah Daerah Lombok Timur. 2 bangunan rumah milik warga yang berada di areal tersebut beserta 1 unit gudang akhirnya ikut juga dibongkar. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: