Terbaru

Transmigrasi Masih Diminati Warga Lombok Timur

radiokancanta.com – Transmigrasi merupakan salah satu solusi untuk pemerataan penduduk. Sehingga, tidak menumpuk di wilayah perkotaan. Selain itu, transmigrasi merupakan upaya pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif yang dapat mendatangkan penghasilan bagi masyarakat dan bermanfaat juga dalam hal mengurangi angka pengangguran.

Transmigrasi bukanlah kata yang populer saat ini. Meskipun demikian, bagi masyarakat Lombok Timur, transmigrasi masih menjadi sesuatu yang diharapkan sebagai solusi untuk memperbaiki kesejahteraan keluarga.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur, Andika Istujaya kepada Kancanta baru-baru ini di Selong menyampaikan bahwa minat warga Lombok Timur untuk mengikuti program transmigrasi masih cukup tinggi. Sejauh ini, selalu ada saja keluarga yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini. Meskipun, Lombok Timur memiliki kuota yang sangat minim untuk tahun ini. Di mana, untuk wilayah Nusa Tenggara Barat saja, hanya mendapat jatah 10 kepala keluarga yang dibagi kemudian untuk 10 kabupaten/kota.

Untuk tahun ini, Lombok Timur mendapatkan jatah normal 1 kepala keluarga, ungkap Andika. Jatah ini bisa bertambah, jika ada salah satu kabupaten/kota lainnya yang tidak mau memanfaatkan program ini. Jatah itu yang dialihkan dan diupayakan pengalihannya ke Lombok Timur.

Sejauh ini, Disnakertrans Lombok Timur masih memiliki daftar tunggu calon transmigrasi, yakni berkisar 50-an kepala keluarga. Jumlah tersebut bisa terus bertambah, karena selalu ada saja kepala keluarga yang datang mendaftarkan diri ke Disnaker untuk mengikuti program transmigrasi. Padahal, Disnakertrans Lombok Timur tidak pernah membuka lowongan untuk itu.

Salah satu penyebab tingginya minat warga mengikuti program transmigrasi ini adalah banyaknya warga yang sudah sukses di wilayah tujuan transmigrasi selama ini. Baik yang ditempatkan di wilayah Lombok Timur sendiri maupun yang ditempatkan di luar daerah. Karena itulah, hampir setiap hari ada warga yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan kesempatan bertransmigrasi. Meskipun sebenarnya, Disnakertrans Lotim tidak berani membuat pengumuman rekrutmen calon transmigrasi, dikarenakan minimnya kuota transmigrasi yang diberikan pemerintah pusat.

Untuk mengatasi hal ini, lanjut Andika, Disnakertrans Lombok Timur telah mengusulkan Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) dengan wilayah sasaran adalah Kecamatan Pringgabaya, Suela, Sambelia dan beberapa kawasan yang masih layak dikembangkan. Namun hingga saat ini, usulan tersebut belum terealisasi.

RKT ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menjadikan transmigrasi sebagai upaya perbaikan tarap kesejahteraannya di tengah semakin ketatnya persaingan hidup dan semakin sulitnya mendapatkan pekerjaan. Program transmigrasi akan memungkinkan warga untuk memiliki lahan garapan yang cukup luas dan mendapatkan bantuan jatah hidup untuk 5 tahun pertama, ungkap Andika. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: