Terbaru

Wabup Launching PADASUKA Yang Digagas DLHK Lotim

radiokancanta.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Lombok Timur telah menggagas satu program yang bertujuan untuk mengurangi dan menangani masalah sampah yang berbasis kewirausahaan masyarakat melalui pendirian bank sampah serta optimalisasi pendanaan terhadap penanganan sampah, menciptakan desa yang bersih, sehat, tidak kumuh, asri dan dapat menumbuhkan ekonomi kerakyatan dalam pengelolaan sampah pedesaan yang dinamakan Program Desa Swadaya Kebersihan (PADASUKA) yang telah dilaunching oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi di Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia pada Kamis (21/2).

PADASUKA yang digagas DLHK Lombok Timur ini juga bertujuan untuk mewujudkan adanya 1 TPS 3R di setiap desa yang ada di Lombok Timur sesuai dengan visi misi Pemerintah Daerah. Dengan program yang memang lahir di Lombok Timur ini diharapkan pada tahun 2023 nanti, Lombok Timur bisa bebas dari sampah, bebas dari kumuh dan bebas dari gersang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Lombok Timur, Mulki dalam laporannya menyebutkan bahwa PADASUKA yang fokus pada penanganan sampah ini murni lahir dari Gumi Patuh Karya yang diharapkan dapat menjadi program nasional.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi memaparkan bahwa makna PADASUKA yakni semua senang. Karenanya, diharapkan program ini dapat dilaksanakan dengan senang hati oleh seluruh masyarakat, sehingga dapat berjalan secara berkesinambungan karena memang program ini sesuai dengan visi misi pemerintah yang ingin mewujudkan 1 desa 1 TPS 3R.

Persoalan sampah merupakan permasalahan umum di Indonesia. Tak terkecuali, Lombok Timur yang baru memiliki 1 TPA besar dengan luas 9,5 Hektar yang diperkirakan akan penuh dalam waktu 4 tahun ke depan, jika tidak ada upaya strategis lainnya yang dilakukan pemerintah daerah.

Terkait penanganan sampah ini, Wabup meminta DLHK bisa melakukan inovasi dengan merintis pengelolaan sampah dengan sistem 3R, yakni reuse, reduce dan recycle dan mendorong pembuatan bank sampah di masing-masing desa. Sebab saat ini, di 254 desa/kelurahan se-Lombok Timur, baru terbentuk 49 bank sampah. Untuk itu, desa-desa yang belum memiliki bank sampah diharapkan sesegera mungkin mengadakannya.

Dalam hal penanganan persoalan sampah yang dari tahun ke tahun belum juga bisa teratasi dengan maksimal, Wabup mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi agar ke depan bisa membentuk jabatan baru di desa dengan mengangkat Kepala Urusan Kebersihan yang khusus menangani persoalan kebersihan.

Launching Program Desa Swadaya Kebersihan (PADASUKA) ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti program PADASUKA oleh Wakil Bupati Lombok Timur yang pada kesempatan ini memuji kinerja DLHK yang telah mampu menggagas program baru yang belum ada di daerah lain. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: