Terbaru

189 CPNSD Lotim Terima SK

radiokancanta.com – Sebanyak 189 Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Lombok Timur dari formasi umum dan eks tenaga honorer K2 tahun 2018 menerima SK di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur pada Kamis (28/3) kemarin. Penyerahan SK dilakukan Bupati Lombok Timur yang diwakili Assisten III Bidang Administrasi Umum dan Aparatur Sekda Lombok Timur, Hj. Sri Utami Afrianti.

Dalam kesempatan ini, Hj. Sri utami Afrianti menyampaikan apa yang diterima saat ini adalah buah dari ikhtiar dan doa. Yang lulus sebagai CPNSD adalah orang-orang pilihan yang telah memenuhi berbagai persyaratan dan melalui berbagai tahapan. Kini saatnya membuktikan kelayakan untuk mendapatkan posisi tersebut.

Disampaikannya juga bahwa Lotim pada tahun 2018 lalu memperoleh quota penerimaan PNS sebanyak 225 orang. Sayangnya, 36 fromasi tidak dapat terisi. Sehingga terjadi kekosongan. Hal ini tentunya patut disayangkan, mengingat berdasarkan analisis kebutuhan PNS di daerah ini, masih terjadi kekurangan lebih dari delapan ribu orang.

Dari hampir enam ribu peserta, hanya 109 orang yang melewati passing grade. Hal ini patut menjadi perhatian. Salah satu penyebabnya, adalah kualitas sumber daya manusia.

Kepada para CPNSD yang baru saja menerima SK diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan optimal. Pilihan menjadi PNS, bukanlah pilihan untuk hidup enak. Melainkan pilihan untuk mengabdi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Perlu juga menanamkan bahwa apa yang diterima merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah agar dapat memberikan pelayanan terbaik.

Selanjutnya, semua CPNSD diharapkan untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, mempelajari tugas dan tanggung jawab, aturan yang berlaku, serta hak dan kewajiban sebagai CPNS dan perlu meletakkan loyalitas dalam pengabdian kepada kepentingan masyarakat, baik dalam skala kecil, maupun skala besar.

Sementara itu Direktur PT. Taspen (Persero) Cabang Mataram, Marsudi dalam sambutannya mengatakan bahwa ASN memiliki hak menjadi peserta di PT. Taspen. Kalau dari sisi kebijakannya secara otomatis setelah diangkat sebagai PNS akan dipotong 8 persen, untuk 2 program dari sisi perserta.

Dari sisi Pemerintah Daerah juga akan diberi perlindungan dari 2 program yaitu kontrofer dibayar sesuai kualifikasi peserta, yaitu program THT dan pensiunan yang gajinya 0,2, 3,75 dan 4,75 dari sisi peserta. Dari sisi jaminan kematian terhadap ASN, yang meninggal dunia karena sakit, ada juga biaya pemakamannya dan beasiswa untuk anak yang ditinggalkannya. Hak yang diterima, bisa sampai d iatas 100 juta. Ini dari sisi pemerintah daerah memberi perlindungan terhadap ASN. (kis)

 

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: