Terbaru

Ribuan Alumni Padati Arena Milad Nurul Hakim Ke-71

radiokancanta.com – Ribuan alumni Pondok Pesantren Nurul Hakim semua angkatan memadati arena Milad ke-71 yang dirangkaikan dengan acara zikir dan do’a untuk para pendiri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat yang dilaksanakan pada Minggu (16/6) di kawasan Pondok Pesantren Nurul Hakim.

Terpantau di arena milad, alumni yang datang tidak hanya yang berasal dari Pulau Lombok ataupun Sumbawa. Bahkan, ada juga alumni yang berasal dari Bali maupun daerah lain. Karena memang, acara Milad Pondok Pesantren Nurul Hakim yang dirangkaikan dengan zikir dan do’a untuk para pendiri pondok ini digagas, diprakarsai dan digerakkan oleh Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Nurul Hakim (IKAPPNH).

Selain alumni, turut memeriahkan acara milad juga adalah para wali santri dan jama’ah majlis taklim yang dibina oleh para asatiz Pondok Pesantren Nurul Hakim ataupun para alumni. Hadir juga sejumlah pimpinan daerah, seperti Gubernur NTB dan Bupati Lombok Barat serta sejumlah pejabat lainnya.

Di hadapan ribuan alumni dan para wali santri, Pimpinan Yayasan Nurul Hakim Lombok yang menjadi Ketua Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri, TGH. Muharrar Mahfuz mengulas sejarah pendirian dan perkembangan Pondok Pesantren Nurul Hakim yang dirintis TGH. Abdul Karim mulai tahun 1948 lalu.

Masa rintisan ini kemudian dilanjutkan periode pertumbuhan seiring dengan kepulangan TGH. Shafwan Hakim dari penyelesaian pendidikannya di Timur Tengah yang kemudian mulai mendirikan lembaga pendidikan formal dengan memanfaatkan lahan wakaf keluarga yang masih sangat minim, yakni sekitar 20 Are.

Seiring perkembangannya yang cukup pesat di bawah asuhan TGH. Shafwan Hakim yang meninggal dunia setahun lalu ini, Pondok Pesantren Nurul Hakim menjelma menjadi salah satu lembaga pendidikan yang banyak diminati masyarakat. Tidak hanya yang tinggal di Pulau Lombok maupun Provinsi NTB pada umumnya. Namun juga, santri Pondok Pesantren Nurul Hakim berasal dari Bali dan beberapa daerah lainnya di Indonesia. Bahkan, ada juga yang berasal dari luar negeri.

Hingga kini, lanjut TGH. Muharrar Mahfuz, perkembangan Nurul Hakim sudah sangat pesat, dari 20 Are di masa awal, kini luas areal pondok sudah mencapai 9 Hektar yang nyaris sudah terbangun semuanya dan telah melahirkan sekitar 18 doktor.

Nurul Hakim sebagaimana keinginan pendiri, ingin melahirkan intelektual yang ulama’ dan ulama’ yang intelektual. Karena itulah, Nurul Hakim akan terus mengembangkan diri dan dalam waktu dekat akan mewujudkan satu inovasi baru, yakni, dengan menciptakan pondok pesantren wisata.

Terkait cita-cita pondok ini, Pimpinan Nurul Hakim meminta dukungan semua pihak, tak terkecuali para alumni yang saat ini menyebar luas di berbagai daerah dengan profesi yang beragam pula untuk mewujudkan cita-cita pendiri pondok tersebut. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: