KriminalTerbaru

Selama 2019, Polres Lotim Terima 64 Laporan Kasus 3C

radiokancanta.com – Saat digelar konfrensi pers Sat Reskrim Polres Lombok Timur pada Senin (2/12) di Mapolres Lombok Timur, terungkap bahwa selama tahun 2019 yang memasuki bulan penghujung ini, Polres Lombok Timur menerima 64 laporan polisi terkait tindak pidana 3C atau pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor.

Dari 64 laporan polisi tersebut, Sat Reskrim Polres Lombok Timur telah berhasil mengungkap setidaknya 80% kasus dengan menangkap 79 orang tersangka yang 3 orang di antaranya tergolong anak-anak. Demikian disampaikan Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Made Winarta saat konfrensi pers.

Para tersangka yang sudah diamankan sejak Januari hingga awal Desember ini, lanjut Kapolres, 58 orang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lombok Timur dan sebagiannya lagi masih ditahan di Polres Lombok Timur.

Sementara itu, dari sekian kasus yang sudah diungkap, polisi juga telah berhasil menyita ratusan barang bukti. Di antaranya, 82 unit sepeda motor yang 30 unit di antaranya sudah dilimpahkan ke pengawasan kejaksaan dan sebanyak 52 unit masih dalam pengamanan Polres Lombok Timur.

Tak hanya itu, ada juga 10 unit kendaraan roda empat, 2 unit kendaraan roda enam, parang 7 buah, mesin perahu sebanyak 6 unit, laptop 2 unit dan beberapa barang bukti lainnya. Termasuk beberapa alat yang digunakan para pelaku saat menjalankan aksinya.

Barang-barang bukti yang berhasil disita Polres Lombok Timur ini, sebagian didapatkan dari para pelaku sendiri dan juga dari para penadah yang berhasil diungkap petugas. Demikian imbuh Kapolres yang ditemani Wakapolres, Kasat Reskrim dan sejumlah pejabat utama lingkup Polres Lombok Timur.

Diakui Kapolres bahwa jumlah laporan polisi terkait kasus 3C tahun ini mengalami penurunan. Meskipun demikian, Polres Lombok Timur tetap berusaha keras mencegah terjadinya kasus yang merugikan warga ini dengan mengupayakan berbagai hal. Seperti membentuk Satgas yang bergerak dengan melakukan razia atau patroli maupun dengan memberikan pembinaan kepada masyarakat.

Dan dalam kesempatan ini juga, Kapolres menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari di kawasan permukiman. Sebab, dari catatan kepolisian terungkap bahwa aksi kejahatan ini kerap terjadi pada malam hari di kawasan permukiman warga. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: