Terbaru

PWI Lotim Akhirnya Adukan Ojik Ke Polisi

radiokancanta.com – Bola api persoalan SK Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur terus menggelinding. Sejumlah pihak telah menyoroti kasus ini yang karenanya, Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy telah menyatakan akan merevisi surat keputusannya itu.

Rencana revisi SK oleh Bupati Lombok Timur itu tidak serta merta membuat persoalan tuntas. Karena Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), lembaga yang namanya diduga dicatut oleh oknum pengurus BPPD Lotim masih mempersoalkannya. Dikarenakan oknum yang bersangkutan belum legowo meminta maaf atau memberikan klarifikasi atas dugaan pencatutan tersebut, meskipun sudah disomasi beberapa waktu lalu.

Karena somasinya tidak mendapatkan tanggapan dari oknum tersebut. Pada Senin (13/1), beberapa anggota PWI Perwakilan Lombok Timur melayangkan surat pengaduan dugaan tindak pidana Pasal 226 Ayat 1 KUHP ke Polres Lombok Timur. Perwakilan PWI Lombok Timur diterima Wakapolres Lombok Timur, Kompol Bayu Eko Pandu Winoto.

Jalur hukum terpaksa diambil karena oknum yang bersangkutan, yakni Mantan Ketua BPPD Lombok Timur yang sekarang turun ke posisi Wakil Ketua, Ahmad Roji alias Ojik dinilai tidak memiliki itikad baik dalam persoalan ini yang ditandai dengan tidak adanya respon baik untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan ma’af secara tertulis kepada PWI. Karena sudah jelas-jelas diketahui bahwa dalam dua SK yang sudah diterbitkan Pemerintah Daerah Lombok Timur, tercatat bahwa keberadaan Ojik di BPPD Lotim merupakan perwakilan dari PWI. Padahal pada faktanya, PWI tidak pernah mengeluarkan rekomendasi bagi yang bersangkutan untuk menjadi pengurus BPPD Lotim. Demikian juga bahwa oknum yang bersangkutan bukan anggota PWI dari tahun 2017 hingga sekarang sebagaimana yang termaktub dalam SK pengangkatannya sebagai pengurus BPPD Lombok Timur. Demikian dijelaskan Syamsurrijal, salah seorang dari anggota PWI yang ikut menjadi pelapor.

Sementara itu, saat dimintai tanggapannya terkait aduan ini, Ojik atas nama pribadi dan BPPD Lotim menyampaikan permintaan maafnya dan menghargai sikap PWI Lombok Timur yang sudah menyampaikan aduannya ke Polres Lombok Timur.

Sebagai warga negara yang baik, tentu dirinya akan mengikuti proses dan siap memberikan keterangan, ungkap Ojik.

Perkara ini, lanjutnya, merupakan pelajaran berharga bagi semua. Karena pada awalnya masuk di BPPD Lombok Timur, Ojik menggantikan posisi Ketua BPPD Lotim saat itu yang melekat unsur perwakilan dari wartawan.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa konstruksi hukum persoalan ini semestinya dipersoalkan sejak diterbitkan SK pertama. Namun, pada waktu itu tidak ada polemik. Karena itulah, Ojik berharap ada kesempatan untuk duduk bersama agar persoalan ini dapat diselesaikan. Selama ini, sejak persoalan ini mencuat dan adanya somasi, beberapa orang sudah dimintai bantuan untuk memediasi antara dirinya dengan PWI Lombok Timur. Hanya saja tidak ada progres, tegasnya. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: