Terbaru

Akibat Kerumunan Massa Penyambutan Eva Yolanda, Muncul Petisi Pencopotan Kapolres Lotim

radiokancanta.com – Kabupaten Lombok Timur telah menjadi zona merah penyebaran Covid_19. Di tengah banyak pihak berusaha memutus rantai penyebaran Covid_19 dengan berbagai macam upaya. Termasuk, mendorong setiap orang untuk senantiasa menjaga jarak (social distancing), pada Minggu (5/4) kemarin, terjadi peristiwa yang menghenyakkan masyarakat.

Di Desa Lando Kecamatan Terara, terjadi kerumunan massa yang menyambut kepulangan peserta LIDA yang baru saja tersenggol, yakni Eva Yolanda. Peristiwa ini sontak mendapatkan tanggapan negatif dari banyak warga. Hingga akhirnya, beberapa lembaga mengeluarkan petisi pencopotan Kapolres Lombok Timur.

Dalam petisi yang beredar tersebut, disebutkan bahwa Kapolres Lombok Timur sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur patut diminta pertanggung jawabannya atas kejadian ini, karena diduga melakukan pembiaran terhadap kerumunan massa yang dimaksud. Terlebih, dalam vidio yang bredar di media sosial tampak Eva Yolanda dipasilitasi mobil patroli polisi. Hal inilah yang dipandang sebagai dasar yang layak untuk memberikan kartu merah bagi Kapolres Lombok Timur.

Diuraikannya juga bahwa, dalam penanganan Covid-19 ini, dibutuhkan komandan yang disiplin, jeli dalam melihat potensi bahaya yang akan terjadi. Justeru, yang tidak disiplin dalam hal ini adalah unsur pimpinan dari komandan gugus tugas percepatan penanganan Corona virus Kabupaten Lombok Timur.

Berdasarkan kondisi obyektif di atas, beberapa lembaga yang menggagas petisi ini meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Cq. Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Cq. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB agar segera melakukan pencopotan terhadap Kapolres Lombok Timur dan segera menggantinya dengan perwira polisi yang benar-benar sadar jika Lombok Timur berada dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Menanggapi adanya petisi pencopotan atas dirinya, Kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (6/4) menjawab datar bahwa dirinya lebih fokus melakukan investigasi terhadap peristiwa kerumunan massa yang terjadi di Desa Lando Kecamatan Terara kemarin. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: