KesehatanTerbaru

Kades Lando Minta Maaf Atas Kerumunan Massa Penyambutan Eva Yolanda

radiokancanta.com – Jagad media sosial sempat dihebohkan dengan video dan foto kerumunan massa penyambutan Eva Yolanda yang baru saja tersenggol di ajang pencarian bakat LIDA yang ditayangkan salah satu televisi nasional.

Atas kejadian yang menghebohkan tersebut. Kepala Desa Lando, Zainal Hamdi yang mendampingi orang tua dan Tim Perjuangan Eva Yolanda hadir di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid_19 Kabupaten Lombok Timur, Senin (6/4) menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Lombok Timur atas kejadian kerumunan masyarakat di Desa Lando kemarin.

Peristiwa tersebut bukan sesuatu yang dipersiapkan. Sebab, semua juga tahu bahwa saat penanganan Covid_19 ini, segala bentuk kerumunan massa sudah dilarang. Apa yang terjadi kemarin itu merupakan sesuatu yang bersifat spontanitas, ungkapnya.

Demikian juga disampaikan Bapaknya Eva, Badrun, massa yang berkerumun itu terpancing rasa sayang dan cintanya kepada Eva yang sudah menjadi Duta NTB di ajang LIDA. Kerumunan itu tidak direncanakan, terangnya.

Hal yang sama disampaikan Tim Perjuangan Eva Yolanda, Saparudin, bahwa prosesi penjemputan Eva Yolanda sudah dimusyawarahkan bersama orang tua Eva dan pemerintah desa. Telah disepakati bahwa penjemputan dilakukan dengan personel yang terbatas.

Dikatakan Saparudin, pada saat akan dipulangkan dari Pendopo Bupati usai pemeriksaan kesehatan kembali, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Terara untuk memastikan bahwa di Desa Lando tidak ada kerumunan warga yang melakukan penyambutan kepulangan Eva Yolanda. Namun, pada saat Eva sudah berada di Lando, mendadak banyak orang yang berdatangan ingin menyaksikan secara langsung kepulangan orang yang sudah menggaungkan nama daerah di kancah nasional ini.

Tak bisa mengelak, Eva terpaksa memenuhi permintaan masyarakat yang ingin mendengarkan suara indahnya. Meskipun, aparat keamanan terus menerus mengingatkan warga agar segera membubarkan diri.

Atas kejadian ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, HM. Juaini Taofik sebagai perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid_19 meminta pihak keluarga untuk tetap menjalankan SOP penanganan Covid_19 dengan mengisolasi Eva Yolanda selama 14 hari.

Tak hanya itu, kepada Eva dan keluarga diminta untuk tidak menghadiri setiap undangan dari pihak manapun selama masa darurat Covid_19 ini.

Adapun, kepada Pemerintah Desa Lando, Sekda membebankan agar seluruh warga Desa Lando harus diberikan masker yang harus digunakan setiap keluar dari rumah. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: