Pemerintahan

Bupati Minta OPD Tak Setengah Hati Berikan Pendampingan Bagi Desa Atasi Stunting

radiokancanta.com – Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy meminta agar seluruh OPD yang telah diserahi tanggung jawab untuk melakukan pendampingan di sejumlah desa yang telah ditunjuk dalam penanganan stunting dapat melaksanakan tugasnya secara optimal. Hal ini disampaikannya saat membuka acara Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Lombok Timur di Aula Masjid Kantor Bupati Lombok Timur pada Kamis (25/6).

Bupati menegaskan agar OPD yang ditugaskan untuk tidak setengah hati dalam menjalankan pendampingan dalam penanganan stunting ini. Sebab, yang dilakukan ini untuk masa depan anak-anak yang menjadi tumpuan bangsa di masa depan.

  Sayembara Video Lomba Kampung Sehat, Polres Lotim Siapkan Hadiah 10 Juta

Kepedulian semua pihak dalam penanganan stunting sangat dibutuhkan, lanjut Bupati, walaupun ada wabah Covid-19, tidak lantas menghilangkan kepedulian terhadap persoalan stunting. Karena stunting akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Sehingga praktis, berpengaruh bagi kualitas sumber daya manusia bangsa.

Dikatakan Bupati, stunting membutuhkan penanganan serius semua pihak. Karena itu, Bupati menagaskan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap kegiatan OPD terkait penanganan stunting ini.

Pada tahun 2019 lalu, telah dilakukan pengukuran dan verifikasi terhadap 80.313 (64,09%) balita yang hasilnya 20.968 balita stunting atau sekitar 26,10%. Hasil ini disebut Bupati, cukup menggembirakan. Akan tetapi, harus dipastikan juga bahwa 35,91% balita lainnya yang belum diverifikasi tidak mengalami stunting.

  46 Personel Polres Lotim Dan 10 Brimob Naik Pangkat

Rembuk stunting merupakan langkah penting dalam pelaksanaan delapan aksi integrasi yang akan memperkuat efektivitas intervensi penurunan stunting. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi.

Rembuk ini dimaksudkan untuk memastikan terjadinya integrasi intervensi penurunan stunting antara organisasi perangkat daerah, penanggung jawab layanan dengan sektor lembaga non pemerintah dan masyarakat. (kis)

Tags
Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: