EkonomiKemanusiaanKesehatanPemerintahan

Ulas Berbagai Persoalan, BPJS Kesehatan Cabang Selong Gelar Media Gathering

radiokancanta.com – Meskipun sudah cukup lama hadir di tengah masyarakat. Persoalan ataupun keluhan terkait BPJS Kesehatan terus saja bermunculan. Tak hanya karena regulasi yang kerap berganti. Namun juga, karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara persis program BPJS Kesehatan.

Untuk mengurai satu per satu persoalan ataupun keluhan masyarakat itu, BPJS Kesehatan Cabang Selong mengadakan kegiatan media gathering pada Selasa (11/8) di Selong yang dihadiri puluhan awak media yang beetugas liputan di Lombok Timur.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Made Sukmayanti dalam kesempatan tersebut berharap, media bisa menjadi penyampai informasi kepada masyarakat. Sehingga, berbagai keluhan yang dirasakan masyarakat bisa terjawab.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Selong, Andika menyebutkan bahwa hingga saat ini, masih banyak masyarakat di Lombok Timur yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Meskipun, pemerintah telah membantu masyarakat kurang mampu untuk menjadi peserta melalui program PBI yang dibiayai APBN maupun APBD.

Dari PBI APBN saja, ungkapnya, sebanyak 865.779 warga atau sekitar 67% sudah dibantu pemerintah. Namun jumlah tersebut belum mampu menjadikan seluruh warga Lombok Timur masuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Bahkan lanjut Andika, dari jalur pendaftaran mandiri yang sebanyak 52 ribu lebih, kesadaran peserta untuk terus membayar iuran masih sangat rendah. Lebih dari setengahnya telah menunggak iuran. Hal ini juga menjadi persoalan yang perlu diatensi semua kalangan agar tidak terus meningkat.

Untuk peserta BPJS Kesehatan yang telah terlanjur menunggak iuran, BPJS Kesehatan memiliki kebijakan yang memudahkan peserta untuk bisa kembali mendapatkan layanan BPJS Kesehatan saat mendapatkan perawatan.

Dikatakan Andika, jika peserta sudah menunggak di atas 24 bulan atau lebih dari 2 tahun. Maka yang wajib dibayar, hanyalah tunggakan selama 2 tahun.

Sementara itu, bagi peserta BPJS Kesehatan yang menunggak iuran di bawah 2 tahun, dapat melakukan pembayaran untuk 6 bulan tunggakan yang ditambah 1 bulan lanjutan, maka kartu kepesertaan sudah bisa diaktifkan. Namun, tetap harus menyelesaikan total tunggakannya dengan mencicil. (kis)

Show More

Related Articles

Berikan komentar anda

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: